Kurikulum Merdeka hadir dengan sejumlah istilah baru yang mungkin belum familiar bagi banyak orang tua dan siswa. Jangan khawatir, artikel ini akan membantu Anda memahami istilah-istilah kunci tersebut. Mari kita mulai!
1. Capaian Pembelajaran (CP)
CP adalah kompetensi yang diharapkan siswa kuasai pada setiap tahap perkembangan. CP tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga mencakup keterampilan dan sikap.
2. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis untuk membantu siswa mencapai Capaian Pembelajaran (CP). ATP menjadi panduan guru dalam merancang pembelajaran yang efektif.
3. Modul Ajar (MA)
MA adalah panduan lengkap bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran. MA berisi tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan, media pembelajaran, asesmen, serta sumber belajar yang relevan. MA lebih lengkap dibandingkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) pada Kurikulum 2013.
4. Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila adalah karakter yang diharapkan dimiliki setiap siswa Indonesia. Terdapat enam dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif.
5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
KKTP adalah ukuran atau indikator yang digunakan untuk menilai apakah siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. KKTP membantu guru dalam melakukan asesmen yang akurat dan adil.
6. Teaching at the Right Level (TaRL)
TaRL adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan dan kemampuan siswa. Guru akan menyesuaikan materi dan metode pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa.
7. Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP)
KOSP adalah kurikulum yang dikembangkan oleh satuan pendidikan (sekolah) berdasarkan Kurikulum Merdeka. KOSP merupakan bentuk adaptasi Kurikulum Merdeka dengan karakteristik dan kebutuhan sekolah.
8. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
P5 adalah kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk memperkuat karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa. P5 dilakukan secara kolaboratif dan berorientasi pada pemecahan masalah di dunia nyata.
"Catatan Penting:"
- Fleksibilitas: Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi sekolah dan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa.
- Berpusat pada Siswa: Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan potensi dan karakter siswa secara holistik.
- Pembelajaran Kontekstual: Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar siswa.
Kesimpulan
Memahami istilah-istilah dalam Kurikulum Merdeka adalah langkah awal untuk mendukung kesuksesan anak Anda dalam belajar. Dengan memahami istilah-istilah tersebut, Anda dapat lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran anak dan menjalin komunikasi yang baik dengan guru.
Kurikulum Merdeka adalah langkah maju dalam dunia pendidikan Indonesia. Mari kita dukung bersama implementasi Kurikulum Merdeka agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter kuat.
Semoga artikel ini bermanfaat! Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan guru atau pihak sekolah.
Jika mau download ada disini PERANGKAT AJAR KURIKULUM MERDEKA.
Sumber artikel.
